Banjarnegara – Dua murid berbakat dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banjarnegara atau Mandabara turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Festival Mural yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Budaya Literasi” ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Rabu hingga Kamis, 14–15 Januari 2026.
Bertempat di area halaman Gedung Disarpus Kabupaten Banjarnegara, festival ini diikuti oleh 15 perwakilan sekolah dari jenjang SMP, SMA, dan MA di wilayah Kota Banjarnegara. Mandabara mengirimkan delegasi terbaiknya, yaitu Ruby Oktariyanto dari kelas X-7 dan Amir Rakhman Saleh dari kelas X-1. Keduanya tampak piawai memadukan komposisi warna di atas media dinding yang telah disediakan panitia.
Kepala Mandabara, Prihantoro Achmad, memberikan dukungan penuh terhadap partisipasi muridnya dalam ajang kreativitas visual ini. Beliau menegaskan bahwa madrasah selalu berkomitmen memfasilitasi bakat murid di bidang apa pun, termasuk seni lukis.
”Kami memberikan dukungan penuh dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas partisipasi murid MAN 2 Banjarnegara dalam festival ini. Ini adalah wadah positif untuk mengekspresikan gagasan mereka mengenai pentingnya literasi melalui seni,” ujar Prihantoro Achmad saat memberikan keterangan di ruang kerjanya.
Selama proses perlombaan, kedua siswa tersebut didampingi oleh Adi Andoyo selaku guru pendamping. Ia mengamati perkembangan karya muridnya sejak proses sketsa hingga pewarnaan akhir. Menurutnya, semangat terlihat jelas dari raut wajah para peserta.
”Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dari awal hingga selesai. Pihak madrasah dan tim pendamping senantiasa berusaha memberikan upaya terbaik agar hasil karya anak-anak mampu menyampaikan pesan literasi secara mendalam kepada masyarakat,” ungkap Adi Andoyo di sela-sela kegiatan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga sebagai sarana mempercantik fasilitas publik sekaligus mengampanyekan gerakan gemar membaca melalui karya seni mural yang estetik dan edukatif. (ta)
Tinggalkan Komentar