Banjarnegara – MAN 2 Banjarnegara tengah (Mandabara) menyelenggarakan uji kompetensi bagi siswa kelas 12 jurusan Tata Busana (17/4). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 16 hingga 18 April tersebut, dilaksanakan di laboratorium tata busana Mandabara. Sebanyak 23 siswa mengikuti rangkaian ujian ini dengan antusias guna mengukur kemampuan teknis mereka sebelum terjun ke dunia industri atau melanjutkan pendidikan.
Dalam pelaksanaan ujian kali ini, Mandabara bekerja sama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Sudirman sebagai tim penguji eksternal. Perwakilan dari LKP Sudirman, Yakob Utomo, S.Pd., M.Pd.I., terjun langsung untuk memberikan penilaian. Materi ujian yang diberikan meliputi seluruh tahapan produksi busana, mulai dari pembuatan pola dasar, pemecahan pola untuk model baju koko atau gamis dengan berbagai variasi hiasan, proses pemotongan kain, menjahit, hingga tahap penyelesaian akhir atau finishing.
Kepala Mandabara, Prihantoro Achmad, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa madrasah akan terus berkomitmen mendukung peningkatan keterampilan siswa. “Kami sangat mendukung penuh kegiatan uji kompetensi ini. Saya berharap seluruh rangkaian ujian ini dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa sebagai bukti legalitas keahlian yang mereka miliki,” ujar Prihantoro Achmad saat meninjau lokasi ujian.
Senada dengan hal tersebut, Rokhimah selaku guru pengampu mata pelajaran Tata Busana menjelaskan bahwa hasil kelulusan dan tingkat kompetensi siswa rencananya akan diumumkan pada awal Mei mendatang. Siswa yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat resmi yang diakui oleh dunia kerja.
”Harapan saya, siswa dapat memanfaatkan keterampilan dan ilmu yang telah didapatkan di Mandabara dengan sebaik-baiknya. Sertifikat kompetensi ini adalah ‘sangu’ atau bekal berharga bagi mereka untuk melamar pekerjaan. Selain itu, dengan bekal ini, mereka diharapkan bisa hidup mandiri, seperti membuka usaha jahit sendiri sambil menempuh pendidikan di perguruan tinggi bagi yang melanjutkan studi,” ungkap Rokhimah.
Melalui kegiatan ini, Mandabara membuktikan konsistensinya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademis dan agama, tetapi juga memiliki keahlian praktis yang siap bersaing di masyarakat. (ta)
Tinggalkan Komentar