Banjarnegara – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banjarnegara, atau yang akrab dikenal sebagai Mandabara, kembali menjadi pusat pengembangan kompetensi guru di awal tahun 2026. Bertempat di Laboratorium Bahasa MAN 2 Banjarnegara, puluhan guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris Madrasah Aliyah se-Kabupaten Banjarnegara berkumpul untuk melaksanakan agenda penting pada Rabu (04/02).
Kegiatan ini secara khusus diselenggarakan dengan tujuan ganda, yakni sosialisasi serta diskusi mendalam mengenai Capaian Pembelajaran (CP) terbaru dan pelaksanaan reorganisasi pengurus MGMP. Pertemuan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung khidmat namun interaktif, mencerminkan semangat transformasi pendidikan di lingkungan madrasah.
Kepala MAN 2 Banjarnegara, H. Prihantoro Achmad, hadir secara langsung untuk membuka acara sekaligus memberikan motivasi kepada para pendidik. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya adaptasi guru terhadap regulasi pendidikan yang terus berkembang. “Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta di Mandabara dan sangat mendukung penuh kegiatan ini. Saya berharap forum ini dapat menjadi sarana diskusi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pengajaran, sehingga hasil dari sosialisasi CP ini dapat segera diimplementasikan kepada siswa di madrasah masing-masing,” tutur Prihantoro Achmad dengan penuh dukungan.
Memasuki agenda inti, forum melakukan tinjauan teknis terhadap CP terbaru guna menyamakan persepsi antar-guru. Setelah diskusi akademik selesai, acara dilanjutkan dengan sesi reorganisasi pengurus MGMP untuk periode baru. Melalui musyawarah mufakat, Uswah Nur Farkhati, yang merupakan guru Bahasa Inggris dari MAN 2 Banjarnegara, kembali terpilih secara resmi sebagai Ketua MGMP Bahasa Inggris Kabupaten Banjarnegara.
Keterpilihan kembali Uswah disambut baik oleh seluruh peserta sebagai bentuk kepercayaan atas kepemimpinannya di periode sebelumnya. Dalam pidato sambutannya setelah terpilih, Uswah menyatakan kesiapannya untuk membawa organisasi ke arah yang lebih inovatif. “Bismillah, semoga saya bisa kembali mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Saya berkomitmen agar kepengurusan ini bisa bekerja lebih baik lagi dari sebelumnya, demi memajukan kompetensi guru bahasa Inggris di wilayah Banjarnegara,” ungkap Uswah Nur Farkhati dengan optimis.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama di ruang Laboratorium Bahasa, menandai dimulainya babak baru kepengurusan MGMP yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi mutu pendidikan bahasa Inggris di madrasah-madrasah Kabupaten Banjarnegara. (ta)
Tinggalkan Komentar