Banjarnegara – Madrasah Aliyah Negeri 2 Banjarnegara, yang akrab disapa Mandabara, secara resmi memulai pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) untuk Tahun Ajaran 2025/2026 pada Selasa (31/3). Kegiatan yang menjadi penentu kompetensi akhir bagi siswa kelas XII ini diselenggarakan di lingkungan madrasah dengan suasana yang khidmat dan tertib. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, ujian ini direncanakan berlangsung selama delapan hari kerja hingga 9 April mendatang.
Kepala Mandabara, Prihantoro Achmad, memantau langsung jalannya ujian pada hari pertama untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana berfungsi dengan baik. Dalam peninjauannya, ia memberikan apresiasi atas kesiapan panitia dan kedisiplinan para peserta ujian yang sudah hadir di madrasah sejak pukul 07.00 WIB.
”Saya merasa sangat bersyukur karena sejauh ini pelaksanaan ujian terpantau lancar tanpa kendala berarti. Kami berharap hari-hari selanjutnya juga bisa lebih baik lagi, sehingga para siswa dapat mengerjakan soal dengan tenang dan fokus,” ujar Prihantoro Achmad saat ditemui di sela-sela kegiatannya memantau ruang ujian.
Teknis pelaksanaan ujian tahun ini menggunakan sistem kombinasi atau mix. Untuk soal pilihan ganda, siswa mengerjakannya secara daring (online), sementara untuk soal esai, siswa menuliskannya di lembar kertas yang telah disediakan. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ambar Tri Setyo Yuwono, menjelaskan bahwa metode ini diambil untuk menyeimbangkan efisiensi teknologi dan penilaian kedalaman pemahaman siswa.
”Dalam jadwal yang sudah disusun, terdapat dua mata pelajaran yang diujikan setiap harinya. Kami telah membagi peserta ke dalam 25 ruang ujian agar pengawasan lebih optimal. Harapan kami tentu pelaksanaan ini berjalan lancar dari awal hingga akhir, dan para siswa mendapatkan hasil maksimal yang memuaskan,” kata Ambar Tri Setyo Yuwono.
Pada hari pertama ini, mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia dan Al-Quran Hadis. Meskipun menerapkan sistem daring untuk pilihan ganda, suasana ruang ujian tetap terjaga ketat dengan pengawasan guru. Dengan persiapan yang matang dan sistem ujian yang adaptif, Mandabara optimistis kelulusan tahun ini akan mencetak generasi yang unggul secara akademik maupun akhlak. (ta)
Tinggalkan Komentar