Banjarnegara – Dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan menuju perguruan tinggi negeri, MAN 2 Banjarnegara (Mandabara) menggelar kegiatan bertajuk Sharing Best Practice Penalaran Matematika dan Kuantitatif untuk UTBK. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, (8/1) ini dilaksanakan secara hibrida, yakni melalui tautan Google Meet dan pertemuan tatap muka di ruang diskusi perpustakaan madrasah mulai pukul 08.45 hingga 10.30 WIB.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru mata pelajaran Matematika di lingkungan Mandabara. Tujuan utamanya adalah menyelaraskan strategi pengajaran dan mendalami materi penalaran kuantitatif yang menjadi instrumen krusial dalam seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) bagi para siswa.
Kepala Madrasah, Prihantoro Achmad, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para guru untuk terus belajar dan memperbarui metode pengajaran.
“Kami sangat mendukung penuh kegiatan kolektif seperti ini. Saya berharap forum berbagi praktik baik ini bisa bermanfaat bagi Bapak dan Ibu guru, sehingga nantinya dapat membimbing siswa meraih skor maksimal dalam seleksi masuk perguruan tinggi,” tutur Prihantoro Achmad.
Sesi diskusi dipandu oleh Arini Nurfadilah, yang bertindak sebagai coach atau pemateri. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi pendidikan untuk memudahkan pemahaman konsep matematika yang sering dianggap sulit oleh siswa.
“Materi yang saya sampaikan hari ini berfokus pada strategi memberikan pengajaran terbaik dalam mempersiapkan UTBK melalui integrasi aplikasi Quipper. Dengan alat bantu digital, guru dapat lebih mudah memetakan kemampuan penalaran siswa secara akurat,” ujar Arini Nurfadilah.
Salah satu peserta kegiatan, Risma Astutiani, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru mengenai pola soal terbaru yang kerap muncul di UTBK.
“Saya merasa sangat termotivasi mengikuti kegiatan ini. Informasi mengenai teknik cepat dalam penalaran kuantitatif sangat membantu saya. Saya bersiap menerapkan strategi yang telah dibagikan oleh pemateri dalam kegiatan belajar mengajar di kelas nanti,” kata Risma dengan antusias.
Melalui kegiatan ini, Mandabara membuktikan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi pendidik demi mencetak generasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.(ta)
Tinggalkan Komentar