Banjarnegara – Keluarga besar MAN 2 Banjarnegara atau yang akrab disapa Mandabara, menggelar kegiatan Khataman Al-Qur’an bersama pada pagi hari ini. Kegiatan yang difokuskan pada pembacaan Juz 30 setelah hari-hari sebelumnya genap 30 Juz tersebut diikuti oleh seluruh warga madrasah dengan khidmat sebagai bentuk penguatan spiritualitas di lingkungan pendidikan, (14/3).
Acara dimulai tepat pukul 09.00 WIB, sesaat setelah seluruh siswa, guru, dan pegawai melaksanakan salat dhuha berjamaah. Untuk mengakomodasi jumlah peserta yang mencapai ribuan, lokasi kegiatan dibagi menjadi dua titik utama. Peserta didik dan staf di gedung selatan berkumpul di area indoor Mandabara, sementara sebagian lainnya menempati mushala di gedung utara.
Prosesi khataman berlangsung sangat khusyuk. Jalannya acara dipimpin oleh M. Amrulloh, sedangkan doa khataman dipandu oleh Kafia Anshori. Suara lantunan ayat suci yang menggema di seluruh sudut madrasah menciptakan suasana haru dan religius di antara para peserta.
Kepala Mandabara, Prihantoro Achmad, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa interaksi dengan Al-Qur’an adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas emosional dan spiritual di madrasah.
”Kami berharap dengan khataman Al-Qur’an ini bisa membawa ketenangan dan kesejukan bagi kita semua. Semoga keberkahan ayat-ayat yang dibaca hari ini melimpah bagi keluarga besar Mandabara,” ujar Prihantoro Achmad.
Selain memberikan pesan spiritual, Prihantoro juga memanfaatkan momentum tersebut untuk saling bermaafan. Mengingat kegiatan belajar mengajar akan memasuki masa libur panjang, beliau menyampaikan permohonan maaf atas nama manajemen madrasah.
”Dalam kesempatan ini, saya mewakili bapak dan ibu guru serta pegawai memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekhilafan selama kegiatan bersama satu tahun ini,” tambahnya.
Menutup arahannya, Kepala Madrasah berpesan kepada seluruh siswa agar tetap menjaga nama baik almamater selama masa libur Idulfitri. Beliau meminta siswa produktif dalam mengisi waktu luang.
”Manfaatkan waktu libur Idulfitri dengan hal-hal positif dan jangan lupa untuk didokumentasikan sebagai bagian dari laporan kegiatan positif siswa di rumah,” pungkasnya. (ta)
Tinggalkan Komentar