Banjarnegara – Suasana di indoor MAN 2 Banjarnegara (Mandabara) kembali bergetar oleh langkah kaki dan gemulai jemari siswa kelas X pada Selasa pagi. Mulai sekitar pukul 09.00 WIB, sebanyak 16 kelas dari kelas X berkumpul untuk mengikuti Penilaian Seni Tari dengan tema “Tari Nusantara”. Kegiatan ini menjadi ajang unjuk bakat sekaligus bentuk nyata apresiasi siswa terhadap kekayaan budaya Indonesia.
Setiap kelompok menampilkan tarian yang merepresentasikan berbagai daerah, mulai dari Sabang hingga Merauke. Penampilan yang energik dan kostum yang berwarna-warni membuat suasana indoor menjadi sangat meriah.
Kepala MAN 2 Banjarnegara, Prihantoro Achmad, hadir langsung untuk memberikan dukungan penuh terhadap agenda tahunan ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan nilai akademik, melainkan upaya menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda.
”Saya sangat mendukung kegiatan ini sebagai langkah nyata kita dalam melestarikan budaya bangsa. Melalui seni tari, siswa tidak hanya belajar gerak, tetapi juga belajar menghargai identitas nasional di tengah arus modernisasi,” ujar Prihantoro Achmad.
Semangat para peserta terlihat dari persiapan matang yang mereka lakukan selama beberapa hari terakhir. Salah satu peserta dari kelas X-7, Sri Widyawanti, tidak dapat menyembunyikan rona bahagianya setelah keluar dari indoor. Ia mengaku sempat merasa gugup sebelum tampil di hadapan guru penguji dan rekan-rekan sejawatnya.
”Alhamdulillah, saya merasa sangat senang dan lega akhirnya sudah selesai juga. Kami sudah berusaha memberikan penampilan yang terbaik untuk penilaian ini. Lestarikan budaya, tunjukkan identitas!” ungkap Sri Widyawanti dengan penuh semangat.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus memupuk kreativitas siswa Mandabara. Dengan berakhirnya penilaian ini, para siswa telah membuktikan bahwa setiap tarian yang mereka bawakan adalah bentuk penghormatan tulus bagi warisan ibu pertiwi yang tak ternilai harganya. (ta)
Tinggalkan Komentar