Banjarnegara – Madrasah ini menggelar agenda prestisius bertajuk “Penganugerahan Syahadah Tahfidz dan Penyematan Samir Tahfidz”, (2/5). Kegiatan tersebut merupakan bentuk rekognisi resmi madrasah terhadap capaian spiritual siswa dalam menghafal kitab suci.
Acara ini diikuti oleh 17 peserta yang telah melalui uji kompetensi hafalan. Dari kelas X-3 Tahfidz, tercatat nama-nama seperti Febriana Maulida Syafitri, Almira Aisyah Putri Isnantri, hingga Icha Nayla Aisyah Purnomo yang berhasil melampaui target juz awal. Sementara itu, dari kelas XI-2 Tahfidz, siswa seperti Naufal Alfiandika Sunarko dan Farah Zulfa Nuraini turut menerima samir atas konsistensi mereka menjaga 5 juz hafalan.
Kepala MAN 2 Banjarnegara, Prihantoro Achmad, dalam prosesi penyematan samir menekankan pentingnya peran penghafal Al-Qur’an bagi lingkungan sekolah.
”Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan tahfidz. Saya berharap pencapaian ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi benar-benar menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk lebih mencintai Al-Qur’an,” tutur Prihantoro Achmad dalam pidatonya.
Salah satu sorotan utama dalam penganugerahan ini adalah keberhasilan Zayinatul Faizah, siswi kelas XII-Agama, yang sukses menuntaskan hafalan sebanyak 15 juz. Prestasi ini menjadi motivasi besar bagi adik-adik kelasnya. Saat ditemui usai acara, Zayinatul membagikan kesannya.
”Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur bisa menyelesaikan 15 juz di tengah kesibukan belajar. Ini semua berkat dukungan orang tua dan guru-guru di Mandabara yang tak henti memberi semangat,” ujar Zayinatul Faizah penuh syukur.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Banjarnegara membuktikan kualitasnya dalam membina karakter religius siswa, selaras dengan visi madrasah untuk mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual. (ta)
Tinggalkan Komentar