Banjarnegara – Mandabara (MAN 2 Banjarnegara) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kartini pada Selasa, (21/4). Kegiatan yang berlangsung khidmat di lapangan utama madrasah ini dimulai pukul 07.00 WIB. Nuansa berbeda tampak pada peringatan tahun ini, di mana seluruh jajaran guru dan pegawai mengenakan pakaian lurik khas daerah, kebaya bagi siswa perempuan dan batik bagi siswa laki-laki sebagai simbol pelestarian budaya.
Upacara ini diikuti oleh seluruh warga madrasah dengan penuh antusiasme. Momentum peringatan ini bukan sekadar seremoni mengenakan busana adat, melainkan menjadi sarana refleksi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam membuka akses pendidikan bagi kaum perempuan di masa lalu.
Kepala Mandabara, H. Prihantoro Akhmad, yang bertindak sebagai pembina upacara, menyampaikan amanat yang menekankan pada pentingnya literasi digital dan kemandirian di era modern. Dalam pidatonya, beliau mengajak seluruh pendidik dan tenaga kependidikan untuk menjadi inspirator bagi generasi muda dalam penguasaan teknologi.
”Kartini dulu membebaskan diri melalui buku dan korespondensi. Hari ini, saya mengajak seluruh keluarga besar Mandabara untuk membebaskan diri melalui literasi digital dan finansial. Di tengah dunia yang semakin terkoneksi, teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Kita harus berada di garda depan—jangan hanya menjadi pengguna, tetapi jadilah pencipta,” tegas Prihantoro Akhmad.
Peringatan Hari Kartini ini diharapkan dapat memperkuat karakter seluruh civitas akademika Mandabara. Dengan semangat “Habis Gelap Terbitlah Terang”, Mandabara berkomitmen untuk terus melahirkan generasi juara yang cerdas, mandiri, dan berbudaya di tengah arus transformasi digital yang kian pesat. (ta)
Tinggalkan Komentar