Banjarnegara – Sejalan dengan upaya modernisasi pendidikan, MAN 2 Banjarnegara (Mandabara) menggelar kegiatan Sosialisasi Penggunaan Pembelajaran Digital pada Senin (30/03). Kegiatan yang bertempat di Labkom Mandabara ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dengan platform edukasi Geschool.
Acara yang dimulai pada pukul 09.30 WIB ini dihadiri oleh seluruh jajaran guru Mandabara. Fokus utama dari sosialisasi ini adalah membekali tenaga pendidik dengan keterampilan teknis dalam mengelola administrasi dan pembelajaran berbasis digital yang lebih efisien dan terintegrasi.
Hadir sebagai narasumber, Muhammad Abdul Malik dari tim Geschool, memaparkan materi komprehensif terkait fitur-fitur utama platform tersebut. Beliau membimbing para guru secara langsung dalam aspek teknis yang sering menjadi kebutuhan utama di kelas digital.
“Kami memberikan pendampingan mengenai cara mengunggah soal penilaian formatif AKM, pembuatan Laporan Capaian Kinerja Harian (LCKH), hingga teknis penginputan absensi siswa secara real-time. Harapannya, sistem ini mempermudah guru dalam memantau perkembangan akademik siswa,” jelas Muhammad Abdul Malik saat memandu jalannya praktik mandiri.
Kepala Mandabara, Prihantoro Achmad, menyambut positif inovasi ini. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi pendidik di era digital. Beliau menginstruksikan agar seluruh guru memanfaatkan sesi ini untuk bereksperimen langsung dengan perangkat laptop masing-masing.
“Saya berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan sebaik mungkin oleh seluruh bapak dan ibu guru. Jangan hanya menyimak teori, tetapi bapak dan ibu harus praktik langsung agar kendala di lapangan bisa segera ditemukan solusinya bersama tim teknis,” tegas Prihantoro Achmad dalam sambutannya.
Antusiasme guru terlihat sepanjang acara, terutama saat sesi simulasi pembuatan soal pilihan ganda kompleks. Melalui langkah ini, Mandabara optimistis dapat menghadirkan ekosistem sekolah digital yang solid, memudahkan pelayanan administratif bagi guru, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih modern bagi para peserta didik. (ta)
Tinggalkan Komentar