Banjarnegara – Perpustakaan Digital “Nuansa Ilmu” milik MAN 2 Banjarnegara (Mandabara) menjadi rujukan bagi madrasah lain dalam pengembangan literasi berbasis teknologi. Pada Sabtu, rombongan dari MAN 1 Wonosobo menyambangi Mandabara untuk melaksanakan studi tiru terkait pengelolaan perpustakaan digital, (13/12).
Kedatangan rombongan tamu tersebut disambut hangat oleh jajaran pimpinan Mandabara. Hadir dalam penyambutan tersebut Kepala Mandabara, Kepala Tata Usaha, para Wakil Kepala Madrasah, serta Kepala Perpustakaan Digital Nuansa Ilmu. Suasana kekeluargaan tampak menyelimuti pertemuan yang berlangsung di ruang literasi utama.
Kepala MAN 2 Banjarnegara, Prihantoro Achmad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-madrasah demi kemajuan bersama di era digital.
”Kami menyambut hangat kunjungan dari rekan-rekan MAN 1 Wonosobo. Semoga melalui kegiatan ini, kedua belah pihak bisa saling berbagi ilmu dan pengalaman yang bermanfaat bagi pengembangan madrasah masing-masing,” ujar Prihantoro Achmad.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Wonosobo, Sunaryo, mengungkapkan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk mempelajari sistem tata kelola perpustakaan yang lebih modern. Ia berharap hasil dari studi tiru ini dapat segera diimplementasikan di lingkungannya.
”Kunjungan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan madrasah kami. Kami melihat Mandabara telah sukses mengelola perpustakaan digital dengan sangat baik,” ungkap Sunaryo.
Rangkaian acara dimulai dengan sambutan dari masing-masing kepala madrasah, kemudian dilanjutkan dengan paparan teknis oleh Kepala Perpustakaan Nuansa Ilmu mengenai sistem manajemen buku digital dan pelayanan mandiri bagi siswa. “Selamat datang di Perpustakaan kami, di sini semua pelayanan berbasis digital. Mulai dari daftar hadir hingga peminjaman buku,” terang R. Kusdaryoko selaku Kepala Perpustakaan. Setelah sesi diskusi, rombongan melakukan observasi langsung ke berbagai sudut perpustakaan untuk melihat sarana dan prasarana yang tersedia.
Kegiatan studi tiru ini ditutup dengan sesi foto bersama. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan kualitas literasi digital di lingkungan madrasah terus meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. (ta)
Tinggalkan Komentar