Banjarnegara – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banjarnegara atau yang akrab disebut Mandabara menggelar kegiatan pentasyarufan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara. Bantuan ini disalurkan kepada delapan siswa berprestasi dalam bidang akademik dan nonakademik, serta tiga Guru Tidak Tetap (GTT) non-DIPA yang mengabdi di madrasah tersebut, (25/11).
Acara penyaluran dilaksanakan di ruang kepala madrasah pada hari Senin. Total sebelas penerima mendapat santunan dengan rincian Rp1.000.000,00 untuk masing-masing siswa, dan Rp650.000,00 untuk masing-masing guru non-DIPA.
Dalam sambutannya, Prihantoro Achmad selaku Kepala Mandabara menyampaikan pesan motivasi sekaligus pesan religius kepada para penerima manfaat. Ia berharap bantuan ini dapat memicu semangat berprestasi yang lebih tinggi.
“Saya berpesan, jadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, disertai ibadah dan salat sunah agar sukses dunia dan akhirat,” ujar Prihantoro. Ia menambahkan, “Sebab, kalau ibadah saat masih tua hanya untuk akhirat saja. Beda dengan saat masih muda, dapat keuntungan dunia dan akhirat. Manfaatkan bantuan ini untuk hal-hal yang mendukung pendidikan.”
Sementara itu, Siti Nurkholifah, Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mandabara yang juga mewakili Baznas Kabupaten Banjarnegara, berharap dana yang disalurkan ini dapat memberikan dampak positif bagi para penerima.
“Kami berharap dana dari Baznas Kabupaten Banjarnegara ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan kebutuhan pendidikan serta menunjang kinerja bagi siswa dan guru Mandabara,” tutur Siti Nurkholifah.
Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Baznas terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam memberikan apresiasi kepada peserta didik dan tenaga pendidik yang berdedikasi dan berprestasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh warga Mandabara untuk terus berkarya dan mengukir prestasi. (ta)
Tinggalkan Komentar