• MA NEGERI 2 BANJARNEGARA
  • Madrasahnya Para Juara

Antologi Puisi : Amerta Putih Abu

Antologi puisi ini merupakan karya Journalist Crew MAN 2 Banjarnegara yang hendak memberikan pesan kepada pembaca mengenai masa putih abu-abu melalui bait-bait yang tertulis agar para pembaca selalu bahagia dalam menjalani kehidupannya.

***

Sahabatku

Karya : Adelia Putri Melandri

Engkau hadir menemani hari-hariku

Saat sedih dan bahagia

Lalui hari bersamamu

Aku ingin di sampingmu selalu

Aku ingin bersamamu selalu

Kaulah sahabat sejatiku

***

 

Guruku

Karya : Adelia Putri Melandri

Engkau membimbingku setiap hari

Setiap waktu dan setiap saat

Hatimu sungguh luar biasa

Engkau adalah orang tuaku yang kedua dalam hidupku

Senyummu memberikan semangat untuk kami

Semangatmu menjadi penghidupan

Untuk kami menjalani kehidupan

*** 

 

Sendiri

Karya : Agus Setiawan

Memilikimu adalah sebuah halusinasi

Yang efeknya melebihi pil ekstasi

Cintaku memang bukan main

Namun diriku bukan yang engkau ingin

Senyummu begitu manis

Bicaramu luar biasa harmonis

Namun ibarat kejadian tragis

Semua itu berujung tangis

Semua itu tak ada yang salah

Namun berjuang sendiri itu tidaklah mudah

Buat apa terus melangkah

Jika rasa ini mulai punah

Kadang dirimu memberi harapan

Untuk diriku terus maju kedepan

Namun ibarat komando komandan kepada pasukan

untuk balik kanan bubar jalan

***

 

Kabut Senja

Karya : Afrianindy Fikri Nailah

Senja di hari Rabu

Mengingatkan aku padamu

Kenangan sore di hari itu

Kini hanya kenangan yang berlalu

Gerimis datang menutupi senjaku

Menambah pilu di hatiku

Rinai hujan memburu sepiku

Menimbulkan kerisauan di hatiku

Suasana masa lalu itu

Hanya akan membawa pilu

Kenangan bersamamu

Tetap akan menyusuri rindu

 ***

 

Reda

Karya : Ahwal Romadhon Yuriskiyanto

Hujan mulai reda

Burung burung mulai mengepakkan sayapnya

Mentari perlahan menunjukan sinarnya

Dan pelangi pun tercipta olehnya

Ibarat sebuah rasa yang tak terbalas olehnya

Jangankan rasa, chat saja cuma dibaca

Jadi, hilanglah angan untuk memilikinya

Mengagumimu adalah sebuah bencana

Awal dari sebuah luka

Namun itu begitu luar biasa

Jika dirimu mau menerima untuk bersama

 

....

 

 

Komentari Tulisan Ini